Perlawanan yang sulit. Jika melawan penjajah, caranya dengan menghadapi karena musuh kasat mata. Tapi saat melawan virus corona, caranya dengan menghindarinya. Yup, stay at home.

Selain tetap dirumah, hal yang perlu diperhatikan adalah kekuatan imun tubuh kita. Salah satunya adalah mendengarkan musik metal: metalcore, post-hardcore, death-core atau musik keras lainnya.

Musik deathcore dan kekebalan tubuh

Benarkah demikian? menurut pakar musik Jarod Alonge, musik cadas bisa menjadi stimulus.

“Deathcore merupakan genre (aliran musik) stimulus nervous system simpatetic branch (kekebalan tubuh) dengan hormon yang bisa nge-boost detak jantung” kata Jarod berdasarkan apa yang dia pelajari dari CDC dan WHO.

Selain itu, musik death-core membuat otak kita lebih cemerlang.

“Ketika terekspose suara scream rendah dan brutal, otak akan menjadi lebih terbuka. Ini merupakan konsep kekebalan kelompok dalam menghadapi infeksi.” tambahnya.

covid-19 corona virus album deathcore metal imun

Namun akhirnya dibalik semua itu, musisi yang melabeli dirinya di tahun 2020 sebagai Dr. Jarod M. Alonge PhD, MD. ternyata dia sedang mempromosikan album deathcore.

New deathcore album: Vermicide Violence

Mungkin bisa dibilang healt-core sebagai genre baru, yang mengangkat dunia kesehatan dalam albumnya.

Tracklist:

1. Exuberant Sputum
2. A Dyspneic Frenzy
3. Coronaviscerated (feat. Jared Dines)
4. West of the Nile
5. Antihelminthica
6. Preclusion of the Mastectomy (feat. Lauren Babic)
7. Concentrated Injections of Pure Autism
8. Asthmatic Asphyxiation
9. Gingivitriolic
10. Reign of Deafness (Deathcore Medley)

Simak juga musik dengan judul Coronaviscerated: