Untuk mengatasi kesenjangan yang ada di antara penyedia layanan internet lokal atau Internet Service Provider (ISP), sebuah asosiasi penyedia layanan Internet Indonesia mengatakan akan memanfaatkan koperasi digital yang baru dibentuk untuk secara kolektif untuk membeli infrastruktur Internet utama, yang dapat digunakan oleh semua anggotanya.

internet bersama

Asosiasi Penyedia Jaringan Internet Indonesia (APJII) mengatakan bahwa Koperasi Digital Indonesia Mandiri (KDIM) didirikan bersama-sama dengan Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) pada bulan Mei, bisa membantu semua pengguna internet untuk mengembangkan kedaulatan digital di dalam negeri .

Sekjen APJII Henri Kasyfi Soemartono menyebutkan, koperasi bertujuan untuk meluncurkan program tabungan khusus untuk bersama-sama membeli infrastruktur yang mahal seperti satelit.

“Sebuah satelit bisa bernilai Rp 3 triliun. Jika setiap orang membayar Rp 1 juta, kita perlu hanya tiga juta orang [untuk membeli satelit] sementara jumlah pengguna internet kami telah mencapai 100 juta orang. Itu hanya 3 persen dari itu, ” kata Henri.

Sementara itu, Ketua APJII Jamalul Izza mengatakan koperasi akan membantu meringankan masalah infrastruktur yang dihadapi oleh sebagian besar anggotanya.

“Di antara 350 anggota APJII, sekitar 40 perusahaan memiliki infrastruktur sendiri. Dari total, hanya dua atau tiga anggota memiliki infrastruktur yang luas, yang masih tidak cukup untuk menutupi seluruh wilayah di negeri ini. Tapi setidaknya kita bisa bekerja sama untuk memecahkan masalah,” kata Jamalul. (VPS / EBF)

(hrz/ref:JktP)